Berita

Memendam Sejuta Sentimen, Emosi Higuain Pecah

Sungguh menjadi malam yang emosional bagi Gonzalo Higuain ketika AC Milan berkesempatan menjamu Juventus di San Siro. Terbersit isu kepindahannya ke Milan lantaran sebuah konflik di dalam skuad Juventus, menjadi pemicu sentimen tersendiri bagi Higuain saat menghadapi mantan klubnya itu.

Seorang Gonzalo Higuain terbukti gagal menguasai dirinya sendiri. Rivalitas kedua tim yang memang membuat tensi pertandingan selalu tinggi mugkin juga bisa dirasakan Leonardo Bonucci musim lalu, bagaimana seorang Bonucci tetap tidak bisa menguasai emosinya ketika berhasil mencetak gol ke gawang Juve musim lalu.

Tampil tidak begitu bagus secara tim maupun secara Individu, Gonzalo Higuain nampak mememdam rasa gelisah dan marah yang bercampur aduk. Ketika Higuain gagal menjebol gawang Juve lewat titik putih, hatinya sudah semakin membara tidak karuan. Emosinya pun akhirnya pecah saat harus berhadapan dengan wasit. Hadiah kartu merah yang diberikan kepada Higuain semakin mebuat emosinya pecah dan membuat dirinya menjadi sosok yang paling disorot malam itu. .

Hal itu diamini oleh kapten AC Milan, Allesio Romagnoli. Dalam wawancaranya usai pertandingan, dirinya memberikan permintaan maaf kepada fans sembari mengomentari perilaku Higuain yang dianggapnya sudah melampaui batas.

“Kami menyesal atas kekalahan ini, mereka lebih baik. Mereka adalah salah satu tim terbaik di Eropa, kami semua melakukan dengan baik untuk tetap di dalam permainan dan tidak memberi mereka banyak hal.

“Kami menyesal atas reaksi Higuain, dia terlalu jauh dan dia tahu itu, dia salah,” pungkas Romagnoli.